Mengapa Saya Pengen BlackBerry Z10

httpv://www.youtube.com/watch?v=BDtxZr5TS7E

Yang telah lama ditunggu-tunggu telah datang. Rumor dan isunya sudah beredar setahun yang lalu, tetapi baru tahun ini resmi diperkenalkan kehadirannya.Apakah Anda termasuk orang yang menantikan kehadirannya?

Beberapa alasan mengapa saya pengen blackberry z10
– Gadget experience
– Penjual toko online yang selalu ditanya nomor pin bb
– BlackBerry adalah smartphone pertama yang saya idamkan

Gadget Experience
Terus terang saja, saya ini adalah orang yang ingin mencoba semua jenis gadget, terutama ingin mencoba operating systemnya dan juga aplikasi-aplikasi yang ada di dalamnya. Pernah di komputer PC saya terinstall tiga OS sekaligus, yaitu windows xp, ubuntu, dan turunan ubuntu, sabily. Operating system berbasis linux yang populer, semuanya pernah saya coba, semuanya demi memenuhi rasa keingintahuan dan mencoba aplikasi-aplikasi yang ada di dalamnya. Blackberry OS menurut saya merupakan salah satu OS yang fenomenal di awal kemunculannya. Saya sampai harus merelakan sebagian tabungan untuk mencoba gadget blackberry. Waktu itu saya membeli blackberry seri 8330, yang memakai jaringan CDMA. Hal pertama yang saya lakukan waktu itu adalah langsung explore semua aplikasi bawaan dan tidak lupa juga download aplikasi.

Kehadiran Blackberry 10 yang menurut berita berbeda dengan OS sebelumnya, membuat mata saya jadi hijau untuk mencobanya. Layar 4.2 inch, RAM 2 Gb, kamera 8MP, dan prosesor dual core 1.5 GHz, adalah menarik perhatian, disamping tentunya operating system yang sangat berbeda dengan OS Blackberry sebelumnya. Kalau untuk Blackbery OS sebelumnya, sepi dan ramainya blackberry kita tergantung paket langganan, kalau paket langganannya sudah habis maka habislah narsis kita jika paket langganan tidak segera diperbaharui. Dengan OS yang baru, Blackberry 10, Blackberry kita bisa terus ramai dan kita tetap bisa eksis terus, karena dengan OS yang baru, kita tidak lagi tergantung paket langganan. Kita hanya perlu langganan seperti smartphone lain yang ber-OS selain Blackberry. Jadi, kalau lagi bokek, kita bisa langganan internet harian, untuk menyambung nafas keramaian dan keeksisan kita.

Penjual toko online yang selalu ditanya nomor pin bb
Entah harus malu atau bagaimana, seringkali ditanya calon pembeli atau customer tentang nomor pin bb, saya selalu menjawab “maaf, saya tidak memakai blackberry”. Memang, kalau mengacu pada alinea di atas, saya memakai blackberry. Tapi karena masalah biaya langganan yang menurut saya belum mampu dicover omset penjualan online, maka saya memutuskan untuk tidak menggunakan blackberry sampai batas waktu yang tidak ditentukan. Kehadiran blackberry z10 yang model langganan internetnya seperti OS smartphone lain, membuat saya untuk mempertimbangkan memakai Blackberry ini suatu saat nanti.

BlackBerry adalah smartphone pertama yang saya idamkan
Tidak saya pungkiri, blackberry adalah smartphone pertama yang ingin saya miliki, walaupun waktu itu saya sudah mengenal iPhone maupun Android. Alasannya, di Indonesia Blackberry banyak sekali penggunanya. Dimana-mana orang jalan megangnya blackberry. Itu seperti sebuah promosi dari mulut ke mulut, yang membuat saya mendambakannya. Semoga saja saya bisa memilikinya.

Program Anti Korupsi Gagal?

Fakta yang saya temukan ini mungkin tidak mewakili secara keseluruhan. Saya hanya mengungkapkan salah satu atau segelintir temuan. Fakta yang saya temukan yaitu sebuah laporan laba rugi yang di tempel di kantin sekolah. Yup! sekolah yang saya maksud ini mengadakan program yang telah dicanangkan Komisi Pemberantasan Korupsi atau KPK, programnya yaitu ‘Kantin Kejujuran’. Laporan dua periode itu dituliskan jika kantin mengalami kerugian karena uang hilang, alias yang membeli tidak membayar, kalau secara kasarnya ‘mencuri’, dan uang yang hilang (pembeli tidak membayar) tidak main-main. Untuk bulan oktober, uang hilangnya mencapai 4 jutaan, sedangkan untuk bulan november hampir 3 juta.

Apakah yang saya temukan di atas bisa menjadi acuan? saya katakan tidak bisa jadi acuan, kecuali program kantin kejujuran di tempat-tempat lain juga bernasib sama, pembeli tidak membayar. Ya, semoga saja program kantin kejujuran di tempat lain tidak berakhir dengan uang hilang.

Saya sempat heran, fakta yang saya temukan ini berada di sekolah daerah yang notebene tingkat keluguan orang-orangnya masih kental saja program kantin kejujurannya gagal, apalagi di sekolah perkotaan, ruginya mungkin semakin banyak. Saya pernah baca koran, kalau ternyata program kantin kejujuran ini memang gagal. Entah benar atau tidak, saya merasa prihatin #SBYmodeOn bagaimanakah program pemberantasan korupsi kedepannya, apakah korupsi berkurang? atau semakin bertambah oknum yang korupsi? Saya tidak bisa membayangkan dan tidak bisa meramalkan. Hanya Tuhan yang tahu, dan hanya diri kita sendiri yang bisa mencegah korupsi semakin merajalela, mencegah diri masing-masing untuk tidak tergiur nikmatnya korupsi

Cara Memotong SIM Card

Saya akan berbagi sedikit pengalaman tentang memotong kartu SIM atau SIM Card, dari SIM Card standar menjadi Micro SIM Card. Saya berani berbagi pengalaman karena sudah dua kali melakukannya. Pertama pada kartu Simpati, dan kedua pada kartu IM3 saya. Semuanya berhasil sukses.

Saya bukan orang IT dan juga bukan ahli dibidang perSIM card-an. Hanya berbekal googling di internet, saya menemukan cara untuk memotong sendiri SIM Card tanpa perlu ke customer service operator seluler ataupun counter yang menyediakan jasa pemotongan SIMCard. Jadi kita bisa hemat 5 ribu 🙂

Awal mula saya ingin memotong sendiri SIM Card bukan karena ingin menghemat uang 5 ribu, tetapi karena tidak sabar ingin menggunakan hape beserta SIM Card-nya, siapa tahu ada telepon atau sms penting. Contohnya tadi siang, sebenarnya saya ingin memotongkan SIM Card IM3 di galeri Indosat, tetapi ternyata alat pemotongnya sedang rusak, harus menunggu satu minggu lagi. Yah! Akhirnya saya potong sendiri.

Oke, langsung saja. Pertama-tama kita harus punya pedoman ukuran SIM Card. Saya mendapatkannya dari internet. Ukuran untuk Micro SIM Card bisa lihat gambar di bawah ini

Apakah kita bisa sembarangan memotong SIM Card yang penting sesuai ukuran gambar di atas? Tidak. Ada satu pedoman lagi, dan ini belum ada pernah saya temui pedomannya selama saya googling mencari cara memotong SIM Card. Tetapi saya akan memberikan pedoman kedua ini sesuai pengalaman. Pedoman keduanya yaitu jarak sebesar 1 mm dari lepengan kiri dan bawah SIM Card. Bisa dilihat gambar di bawah ini

Setelah mengetahui pedoman ukuran, selanjutnya kita membuat garis pemotongan, tujuannya agar tidak salah potong. Jika salah potong bisa berakibat tidak terdeteksinya SIM Card

Setelah garis pemotongan dibuat, selanjutnya proses pemotongan SIM Card. Boleh menggunakan cutter, atau boleh juga meniru cara saya yaitu menggunakan gunting. Saran saya, memotong SIM Card jangan tepat pada garis yang telah kita buat, tetapi memotong pada sisi luar garis yang kita buat. Tujuannya agar SIM Card tidak longgar jika diletakkan pada rumah SIM Card-nya.

Pemotongan selesai, selanjutnya kita coba masukkan ke tempat SIM Card-nya. Harusnya, SIM Card tidak bisa langsung masuk ke tempatnya karena tadi kita memotongnya tidak pas pada garis pemotongan. Untuk finishing biar SIM Card bisa masuk, saya menggunakan kikir yang ada di pemotong kuku. Kalau saya mengistilahkannya pedikur medikur SIM Card :). Kikir sampai pas garis pemotongan yang kita buat tadi. Setelah itu coba masukkan SIMCard ke tempatnya. Kikir lagi bagian-bagian yang sekiranya belum bisa masuk ke tempatnya.

Jika SIM Card sudah bisa masuk ke tempatnya, langsung dicoba. Apakah SIM Card kedetect di handphone. Jika iya, berarti pemotongan berhasil

Oke, sekian tips saya cara memotong SIM Card. Semoga berguna. Anda yang mempraktekannya semoga berhasil. Jika takut gagal atau tidak berani, ya mending tidak usah dicoba, daripada gagal dan menyesal. Tapi kalau gagal pun kita tidak perlu kuatir karena kan masih bisa diganti di customer service provider seluler, dengan membayar tentunya 🙂

Senandungku

httpv://www.youtube.com/watch?v=xnE3mQjoC6Y

Judul di atas adalah sebuah lagu milik sebuah band yang sekarang mungkin sudah bubar. Band tersebut yaitu Dal Segno. Lagu senandungku ini adalah salah satu lagu dalam album Blackbox yang dikeluarkan band di di tahun 2001. Lama banget kan

Menurut saya, musik lagu ini sangat bagus. Pas mencari lagu ini, yang aku tahu hanya sedikit liriknya dan musiknya, sedangkan nama bandnya lupa sama sekali. Untungnya dengan berbekal sedikit lirik ini, saya bisa menemukan lagu ini dengan bantuan mbah google.

Lagu tersebut sangat bagus di musik, tetapi tidak dengan liriknya yang berisi sumpah serapah. Coba baca sendiri lirik lagunya di bawah ini

terus menerus terlintas saat pertama kau menatapku
masih merona wajah ini memucat kau buatku memerah
kental darahku pun menggumpal lunak lidahku mengeras
nafasku tercekik saat halusnya jemarimu menyentuh cacat tubuhku

terkutuklah engkau bila kau mendambakan diriku
membusuklah engkau bila kau tetap menginginkan diriku

takkan habis nada ini kusenandungkan
tuk memuja dirimu yang dianugrahi keindahan yang sempurna
dan takkan pernah cukup tinta ini kutorehkan
tuk kugambarkan besarnya hati yang kan kupersembahkan pada dirimu

pasti ku kan temukan cara tuk membuat dirimu menderita
pasti kau kan penuh siksa karena benci yang selalu kupelihara
hatiku takkan pernah berhenti tuk menghianati diriku

Kalau saya menyimpulkan, lagu ini menceritakan seorang cowo yang mencintai seorang cewe, tetapi si cewe malah menyentuh cacat tubuh si cowo (bisa jadi ini sebuah kiasan). Hal inilah yang membuat ai cowo dendam dan ingin balas dendam. Seperti sinetron ya?

Mungkin, ini mungkin lho… Suami istri bercerai setelah sekian lama berumahtangga karena seperti yang diceritakan band Dal Segno. Cinta jadi benci karena suatu hal, misalnya KDRT atau karena masalah ego, cacat, dll.

Jadi, apakah cinta atau kasih sayang itu abadi?