Cara Memasang MCB

Ceritanya, box sekering rumahku itu rusak. Awalnya saya tidak tahu kalau rusak, tetapi karena listrik kadang mati sendiri, sedangkan sekering tidak putus dan MCB pada Kwh meter tidak ‘njeglek’ mau tidak mau saya mengecek, ada apa sebenarnya. wiihh….

Dugaan saya karena faktor box sekeringnya yang rusak, dan setelah saya bongkar box-nya itu. Benar, box sekeringnya rusak. Saya lepas bautnya, komponen-komponennya pada patah, kalau istilah jawanya ‘pritil’. Mau tak mau harus beli box sekering baru.

Penjual di toko listrik malah menyarankan untuk pakai MCB saya, selain lebih murah juga lebih awet. Berpikir….berpikir. Oke, saya akhirnya ambil MCB saja untuk menggantikan box sekering yang rusak. Pertimbangan saya adalah harga yang lebih murah, lumayan, selisih 5 ribu.

Sampai di rumah, yang jadi pertanyaan, bagaimana cara memasang MCB? pada body MCB-nya tidak ada petunjuk cara memasangnya. Aduh…bagaimana nih! Akhirnya saya browsing internet, dan ada sedikit petunjuk cara memasangnya. Cuma tidak ada step by step. Jadi pengetahuan dasar saja tentang MCB itu apa? bagaimana? mengapa? dan sebagainya.

Untuk itulah saya membuat posting ini untuk berbagi informasi bagi mereka yang awam dunia kelistrikan, sehingga bisa memasang sendiri.

Langkah-langkah cara memasang MCB

  • Putuskan dulu aliran listrik dari PLN dengan meng-off-kan saklar di bawah kwh meter
  • Copot box sekering lama anda, kabel dari PLN dengan kabel yang menuju instalasi rumah jangan disambung dulu.
  • Cek kabel dari PLN mana yang merupakan kabel arus. *listriknya harus dinyalain dulu* Cek dengan tester. Jika tester menyala, maka kabel tersebut merupakan kabel arus. Kenapa harus cek kabel arus? karena petunjuk yang diberikan hasil dari saya googling ternyata tidak benar. Kabel arusnya tidak yang berwarna hitam, tetapi di tempatku yang berwarna biru.
  • Setelah kita tahu mana kabel arus, kemudian kita memasang kabel arus tersebut pada MCB. di MCB ada petunjuk, kabel arus dari PLN harus dimasukkan ke lubang yang pada gambar petunjuk ada tanda panahnya, dan kabel yang menuju instalasi listrik rumah pada lubang seberangnya (kabel yang sewarna dengan kabel arus). dua kabel lainnya disambungkan dengan kabel sewarna. Ingat, jangan sampai salah menyambung kabel. Kabel warna kuning harus disambung dengan warna kuning, dst.
  • Setelah semua tersambung, diuji coba. Hidupkan listrik dari PLN, tekan saklar MCB ke posisi on. Coba hidupkan lampu rumah. Kalau hidup, coba tekan saklar MCB ke posisi of. Jika lampu juga ikut mati, berarti pemasangan MCB sudah benar. Tetapi jika saklar MCB dalam posisi off, lampu masih tetap menyala, berarti ada yang salah. Periksa lagi kabel arus, apakah sudah benar terpasang pada MCB. Jika sudah benar terpasang dengan baik dan kabel-kabel lain juga terpasang dengan benar, berarti MCB-nya yang rusak.

Semoga bermanfaat

Derby Manchester, Akankah Sepanas El Classico?

Setelah minggu lalu kita disuguhi derby el classico, Barcelona vs Real Madrid. Minggu ini kita akan terbang ke Inggris untuk menyaksikan derby Manchester, yaitu antara Manchester City vs Manchester United. Derby yang menurut orang tidak kalah seru dan tidak kalah panas dari pada derby El Classico. Pada derby El Classico minggu lalu di menangkan oleh Real Madrid. Bagaimana dengan derby Manchester ini, tim manakah yang akan memenangkan duel ini?

Beberapa perbedaan El Classico dengan Derby Manchester:

  • El Classico bisa diumpamakan pertarungan antara kubu kerajaan dengan kubu pemberontak. Kerajaan diwakili Real Madrid, dan pemberontaknya adalah kubu Barcelona
  • Derby Manchester adalah derby antara kekayaan dan kecerdasan. City bisa seperti sekarang ini karena di dukung dengan modal yang sangat besar, pemain-pemain berkelas dengan gaji tinggi. Sedangkan United adalah tim yang bisa seperti sekarang ini karena pembinaan pemain dan kecerdasan pelatihnya dalam meramu strategi di lapangan,
  • City kalau dibandingkan seperti Real Madrid, membeli pemain-pemain berkualitas dengan berani membayar tinggi. Bedanya, Real Madrid sudah menjadi tim kaya sudah sejak lama, sedangkan City baru-baru ini menjadi tim kaya setelah dibeli pemodal dari timur tengah.
  • United kalah dibandingkan seperti Barcelona, membina pemain untuk kemudian dipromosikan ke tim utama. Cuma, united akhir-akhir ini, tidak banyak pemain binaannya yang mampu menembus tim utama.

Jadi, apakah derby Manchester akan sepanas El Classico? Tentu saja. City ingin menang agar asa untuk mengangkat tropy liga tetap terjaga. Karena, jika menang, nilai City akan sama dengan nilai United. Jika pada akhir liga, nilai City tetap sama dengan nilai United, maka City yang berhak menjadi juara liga Premiere Inggris karena menang head to head. Begitu juga dengan United. Tujuan pertama adalah tetap menjaga jarak dengan city,  dengan menang atau pun seri. Kedua yaitu membalas dendam atas kekalahan memalukan di kandang sendiri.

Gol Kandang dan Tandang

Dini hari tadi sudah berlangsung pertandingan perempat final liga champions antara Barcelona dengan AC Milan. Barcelona yang bertindak sebagai tuan rumah memenangkan pertandingan leg kedua ini dengan skor 3-1. Pada leg pertama yang berlangsung di kandang Milan, berakhir dengan skor kacamata alias 0-0.Pada pertandingan dini hari tadi, Barcelona sebenarnya hanya butuh menang 1-0 untuk bisa lolos ke babak selanjutnya. Milan juga hanya perlu menang 1-0 atau minimanl menahan seri 1-1 untuk melangkah ke babak berikutnya. Kenyataannya, Barcelona menang 3-1, sehingga lolos ke babak selanjutnya.

Menurut saya, sepakbola adalah olahraga yang unik, selain karena bola satu yang diperebutin 22 orang, dalam liga sepakbola juga berlaku istilah agresifitas gol. Jika sebuah tim lebih agresif golnya atau mencetak gol lebih banyak dikandang lawan, maka tim tersebut yang berhak lolos. Misal pada pertandingan pertama AC Milan vs Barcelona berakhir skor 0-0, dipertandingan kedua di kandang Barcelona, Milan mampu menahan seri Barcelona dengan skor minimal 1-1, maka milan yang berhak lolos ke babak berikutnya.

Agresifitas gol ini berlaku jika agregat gol dari kedua kubu sama atau seri. Misal, pertandingan antara Marseille vs Muenchen yang berlangsung di kandang Marseille berakhir 0-2. Maka, pada pertandingan di kandang Muenchen, jika Marseille ingin lolos ke babak berikutnya harus menang 3-0. Kalau cuma menang 1-0, maka yang lolos Muenchen. Kalau menang 2-0, maka harus dilakukan perpanjangan waktu.

Mengapa diberlakukan sistem agresifitas gol? katanya biar lebih seru pertandingannya. Benarkah begitu? Menurut saya tidak. Diberlakukannya agresifitas gol untuk keadilan. Misalkan hanya diberlakukan sistem kalah dan menang, maka akan ada yang dirugikan. Contoh, pertandingan antara Marseille vs Muenchen. Di kandang Marseille, Muenchen menang 2-0, misal pada pertandingan di Muenchen, Marseille menang 1-0. Jika hanya berlaku sistem kalah menang, maka agregat Marseille vs Muenchen adalah seri, jadi harus dilakukan perpanjangan waktu. Tetapi dalam kasus ini, Muenchen dirugikan karena mereka dapat lebih banyak mencetak gol.

Tetapi, diberlakukannya sistem agresifitas gol atau gol kandang dan tandang juga bisa membuat pertandingan kedua akan lebih seru. Tim yang pada pertandingan pertama kalah, akan lebih semangat untuk menang atau minimal membuat agregat golnya sama dengan lawannya.

 

Related External Links