Acer dan Asustek Yakin Tentang Peluang Tablet PC

Produsen notebook asal Taiwan, Acer dan Asustek optimis, produk tablet PC dapat meningkatkan pendapatan mereka di kuartal kedua. Sedangkan para pengamat pasar masih tetap pesimis tentang pertumbuhan tablet PC.

Acer mengharapkan tablet PC, yang telah dimulai dikirim pada bulan Maret dan model baru yang memiliki model lebih akan diluncurkan pada kuartal kedua, dan diharapkan ada peningkatan pengiriman pada kuartal kedua, sementara Asustek mengharapkan seri Eee Pad akan memberikan kontribusi pendapatan sekitar 5% dari kuartal keduanya.

Membandingkan produk dengan iPad 2, baik Acer dan Asustek telah menambahkan fungsi khusus ke dalam mesin mereka, namun perangkat kedua vendor tidak memiliki keunggulan dari sisi harga, merek keduanya juga belum begitu terkenal seperti Ipad, sehingga penjualan mereka kemungkinan tidak terlalu banyak, para pengamat pasar mencatat.

Para pengamat pasar sudah pesimis tentang klaim Acer bahwa perusahaan mampu menjual lebih dari lima juta tablet PC pada tahun 2011 tapi percaya tujuan Asustek tentang penjualan 1,5-2.000.000 unit akan memiliki kesempatan yang lebih baik untuk berhasil.

Para pengamat pasar juga mengharapkan Asustek dan Acer untuk melihat penurunan pendapatan secara berurutan 10-15% pada kuartal pertama tahun 2011. Namun, meskipun baru Sandy Bridge notebook sudah mulai dikirim, kedua pemain diharapkan untuk melihat pertumbuhan berurutan hanya 10% pada kuartal kedua karena kekurangan tenaga kerja dan komponen.

sumber : digitimes

Perbaikan Kerusakan Sistem Komputer akibat Virus

Komputer yang sudah di bersihkan dari virus atau malware (worm, trojan dan sebagainya), tidak berarti komputer sudah normal kembali. Biasanya dampak setelah komputer terkena virus cukup banyak sehingga beberapa setting windows tidak bisa diakses, misalnya Task Manager, Registry Windows, Folder Options dan sebagainya. Untuk memperbaiki setting-setting itu kita bisa menggunakan software gratis Re-Enable.

Dengan hanya satu klik saja, maka berbagai setting windows yang tidak bisa diakses karena dampak virus akan dikembalikan ke keadaan semula (normal). Penggunaan Re-Enable sangat mudah, karena hampir tidak perlu kemampuan ahli untuk menggunakannya. Re-Enable dibuat untuk mengembalikan berbagai setting windows yang biasanya diubah oleh virus, seperti :

  • Registry Editor “regedit”
  • Command console / prompt “cmd”
  • System Restore
  • Start Menu, Run Command
  • Task Manager
  • Task Scheduler
  • Safe Mode, jalankan dari menu Tools
  • Restore F8 Safe mode “xp only” jika “NTLDR has been modified”
  • Menu Klik kanan (contect menu)
  • My Computer Properties
  • Search di Folder Options windows Explorer dan menu
  • MS Config (khusus win xp)
  • Restore key registry explorer
  • dan berbagai fitur lainnya

Pastikan bahwa komputer sudah sudah bebas dari virus untuk mendapatkan hasil yang di inginkan. Karena jika komputer masih terkena virus (virus masih aktif), setelah di aktifkan dengan Re-Enable, kemungkinan setting akan di ubah lagi oleh virus.

Re-Enable dikembangkan dengan Microsoft .Net Framework, sehingga untuk menjalankannya di komputer harus terinstall Microsoft .Net framework 3.5 sp1 atau diatasnya. Tetapi bagi yang belum ada .net, tersedia juga versi yang sudah menyertakan .net didalamnya, hanya saja ukurannya cukup besar (sekitar 22.8 MB)
Jika di komputer sudah terinstall .Net 3.5 sp1, maka kita tinggal download Re-Enable Lite yang ukurannya sekitar 773 KB saja. Untuk mendapatkan software ini silahkan langsung mengunjungi Halaman Download Re-Enable.

sumber : ebsoft.web.id

Nokia X1-00, Si Oranye yang Menghentak!

Oranye dan menghentak. Apakah itu? Dialah Nokia X1-00, ponsel Nokia yang mengusung fitur musik yang menghibur. Tapi kenapa harus orange, bukankah orange itu identik dengan ponsel walkman sony ericsson, apakah ingin menyaingi sony ericsson? kita tunggu saja beritanya.

Nokia X1-00 dilengkapi speaker super besar di bagian belakangnya. Speaker jumbo inilah yang ditengarai mampu menghasilkan suara nyaring sebesar 106 phon yang konon sanggup menggetarkan kaca-kaca jendela.

Namun, Nokia tentu saja telah mempertimbangkan agar suara yang dihasilkan terbebas dari distorsi meski digeber pada volume tinggi.

Untuk memuaskan penggunanya, disediakan audio jack 3.5mm sehingga dapat dihubungkan ke speaker atau headphone juga radio FM terpadu untuk mengakses berita dan hiburan. Fitur musik pada ponsel ini memiliki tiga tombol khusus dan satu tombol tunggal untuk menciptakan kreasi musik sendiri.

Ponsel musik berdimensi 112.2 x 47.3 x 16mm dengan bobot 91g itu juga didukung dengan kartu memori MicroSD untuk penyimpanan ekstra hingga 16GB.

Nokia X1-00 berjalan pada sistem operasi Symbian seri 30, dengan senbuah palikasi pemutar musik berkekuatan tinggi, dan fitur standar, semacam kalender, jam, kalkulator serta games pre-laoded, jelaslah ponsel musik ini tak akan bisa menjadi pesaing Smartphone.

Kabarnya, Nokia X1-00 akan dilepas dengan harga super murah yaitu berkisar 35 Euro atau sekitar 420 ribu Rupiah saja.

sumber : suaramerdeka.com

Motorola Milestone dengan Android 2.2 Froyo

Kabar gembira bagi semua pengguna Motorola Milestone. Perusahaan Motorola Mobility baru saja mengumumkan meng-upgrade smartphone Motorola Milestone di beberapa negara, termasuk Indonesia.

Sebelumnya, Motorola Milestone yang dirilis tahun 2009 lalu masih menerapkan sistem operasi Android 2.0, dan pada tahun 2010 diupgrade ke versi Android 2.1 Eclair.

Kini, tepat di tahun 2011, Motorola memiliki versi terbarunya dengan platform Android 2.2 Froyo yang memudahkan Anda mendownload aplikasi dengan cara menghubungkan Motorola Milestone ke PC Anda.

Platform Android 2.2 Froyo bukanlah versi terbaru untuk sebuah sistem operasi saat ini, begitu juga dengan Motorola Milestone. Namun, Android 2.2 Froyo yang disematkan di Motorola Milestone memiliki kelebihannya yang tidak ditemukan di versi sebelumnya.

Diantaranya mendukung aplikasi Flash Player 10.1, serta fungsi Mobile Hotspot dan Web Browser yang lebih efisien. Namun, ada juga kelemahan dari sistem operasi terbaru ini.

Salah satunya adalah saat mengupdate file mungkin saja akan hilang bersama DRM-Protected, sedangkan beberapa aplikasi yang sudah di download mungkin tidak kompatibel dengan Android 2.2 Froyo.

sumber : suaramerdeka.com